PKKMB UNBI 2026 DITUTUP MERIAH, MAHASISWA BARU KENALI ORGANISASI HINGGA TUNJUKKAN KREASI BUDAYA
Denpasar, 26 Agustus 2026 – Rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bali Internasional (UNBI) tahun 2026 memasuki hari kedua sekaligus hari terakhir pada Rabu (26/8/2026). Sejak pagi hari, suasana kampus telah dipenuhi oleh panitia dan mahasiswa baru yang bersiap mengikuti berbagai agenda, mulai dari senam bersama, expo organisasi mahasiswa, penampilan UKM, pertunjukan kreasi kelompok, hingga penutupan kegiatan.
Persiapan telah dilakukan oleh panitia sejak pukul 05.00 WITA. Berbagai kebutuhan untuk pelaksanaan PKKMB Day 2 disiapkan, termasuk meja dan stand yang akan digunakan dalam kegiatan tenant dan expo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) serta organisasi mahasiswa (ormawa). Mahasiswa baru mulai berdatangan ke kampus pada pukul 06.00 WITA. Selanjutnya, kegiatan diawali dengan senam bersama pada pukul 06.49 WITA dan dilanjutkan dengan sarapan bersama. Suasana pagi kemudian semakin meriah ketika mahasiswa baru mengikuti senam jingle Pelita Muda UNBI dengan penuh semangat.

Di tengah berlangsungnya kegiatan, para fasilitator melakukan pemeriksaan kelengkapan atribut mahasiswa baru. Sejumlah panitia juga tampak bersiaga di sekitar peserta untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib.
UKM dan Ormawa Perkenalkan Wadah Pengembangan Mahasiswa
Salah satu agenda utama pada hari kedua PKKMB adalah orasi dan pengenalan UKM serta organisasi mahasiswa. Melalui sesi ini, mahasiswa baru mendapatkan gambaran mengenai berbagai wadah pengembangan diri yang dapat diikuti selama menempuh pendidikan di UNBI.

Penampilan pertama dibuka oleh UKM Musik dan Paduan Suara Harmoni Nawasena. Penampilan musik tersebut membawakan lagu Blue karya Yung Kai dan Bertaut karya Nadin Amizah. Mahasiswa baru yang duduk di lapangan tampak menikmati penampilan tersebut.

Selanjutnya, UKM Persma Abirama Danumaya memperkenalkan tiga divisi yang terdapat dalam organisasi tersebut, yaitu PDD yang bergerak dalam bidang publikasi, dokumentasi, dan desain; divisi Creative; serta divisi Kominfo atau Komunikasi dan Informasi. Ketua UKM Pers, Cahya, turut menjelaskan mengenai pengertian pers, kegiatan yang dilakukan, tujuan organisasi, hingga pembagian divisi.

Pengenalan berikutnya datang dari UKM Mapala Moose Amengku Bhumi. Ketua Mapala, Satya, menjelaskan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh organisasi tersebut. Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa Mapala bukan hanya sekadar organisasi, tetapi juga sebuah keluarga yang tumbuh dan berkembang bersama.

UKM Sheira E-Sport kemudian memperkenalkan kegiatan yang akan dilaksanakan, salah satunya funmatch di Aula UNBI. Mahasiswa baru yang masih ingin mencoba dan mengenal kegiatan e-sport terlebih dahulu juga dipersilakan datang ke aula untuk mengikuti kegiatan tersebut.
UKM Tari Satwika Natya Aban turut memperkenalkan berbagai kegiatan yang mereka lakukan, termasuk mengisi sejumlah acara kampus. Salah satu contohnya adalah keterlibatan UKM Tari dalam mengiringi Tari Sekar Jagat pada berbagai kegiatan. UKM ini juga memiliki tari kebesaran yang dibawakan oleh sembilan penari. Mahasiswa yang ingin menjadi bagian dari penari tari kebesaran tersebut akan mengikuti proses seleksi.
Pengenalan organisasi kemudian dilanjutkan oleh UKM Bulutangkis yang menjelaskan berbagai kegiatan dan aktivitas olahraga yang dapat diikuti oleh mahasiswa.

Tidak hanya memperkenalkan organisasi, sejumlah UKM juga menampilkan pertunjukan. UKM Putra Putri Kampus, misalnya, menampilkan sebuah tarian dengan iringan lagu Kala Cinta Menggoda yang dipopulerkan oleh Noah. Ketua UKM Putra Putri Kampus, Prasada, menjelaskan bahwa organisasi tersebut terdiri atas 20 anggota, dengan komposisi 10 putra dan 10 putri.
UKM Kelompok Mahasiswa Katolik (KMK) juga memperkenalkan program kerja dan kerja sama yang mereka lakukan. Dalam sesi tersebut, para anggota bersama-sama menyampaikan semangat kebersamaan melalui seruan, “Dalam Kristus, kita semua bersaudara.”

Selanjutnya, UKM KSR-PMI Bhakti Persada membuka sesi pengenalan dengan sapaan “Siamo tutti fratelli” yang dijawab mahasiswa baru dengan seruan “Tutti fratelli.” UKM ini memperkenalkan sejumlah program kerja serta kesempatan bagi anggotanya untuk membangun relasi dengan mahasiswa dari kampus lain dan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan di lapangan.
Pengenalan berikutnya dilakukan oleh UKM Kelompok Mahasiswa Peduli AIDS, Kesehatan Reproduksi, dan Seksual (KMPAKRS). UKM ini memperkenalkan ruang belajar mengenai HIV/AIDS serta kesehatan reproduksi dan seksual, termasuk pentingnya memperoleh informasi yang tepat tanpa memandang isu tersebut sebagai sesuatu yang tabu. Mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan jargon, “KMPAKRS UNBI, to be action, bebas stigma!”
UKM Dance atau Galaksi Crew menjadi organisasi berikutnya yang tampil. Lima pembicara memperkenalkan jargon organisasi mereka. Ketika pembicara meneriakkan “Galaksi Crew!”, mahasiswa baru menjawab dengan seruan “Ho’a ho’e!” Selain memperkenalkan organisasi, UKM Dance juga menampilkan pertunjukan tari yang mendapat sambutan meriah.
Sorakan terdengar dari mahasiswa baru maupun panitia yang menyaksikan setiap penampilan. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa sesi pengenalan organisasi tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga menjadi momen interaksi antara organisasi mahasiswa dan calon anggotanya.
DPM dan BEM Ajak Mahasiswa Baru Mengenal Ruang Aspirasi
Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Bali Internasional menjadi salah satu organisasi yang turut memperkenalkan perannya kepada mahasiswa baru. Ketua Umum DPM, Juliani, menjelaskan bahwa DPM merupakan organisasi yang mewadahi serta meneruskan ide, kritik, dan saran mahasiswa. Dalam sesi tersebut, DPM juga memperkenalkan jargon mereka. Ketika panitia menyebut “Dewan Perwakilan Mahasiswa”, mahasiswa baru menjawab dengan seruan “Viva Legislatifa!”
Sesi pengenalan organisasi kemudian ditutup oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bali Internasional. Para pengurus BEM naik ke panggung sambil meneriakkan “Hidup mahasiswa!” dengan iringan musik yang membangkitkan semangat. Selain seruan tersebut, mahasiswa baru juga diajak meneriakkan “Hidup rakyat Indonesia!” dan “Hidup perempuan yang melawan!”. BEM kemudian menjelaskan berbagai divisi dan program kerja yang akan dijalankan.
Expo Tenant Jadi Ruang Pertemuan Mahasiswa Baru dan Organisasi
Setelah sesi pengenalan dan orasi, mahasiswa baru mengunjungi tenant yang telah disiapkan. Berbagai himpunan mahasiswa, UKM, dan organisasi mahasiswa berusaha menarik minat mahasiswa baru untuk mengenal lebih jauh kegiatan yang mereka jalankan.
Tenant dan expo tersebut diisi oleh berbagai organisasi, di antaranya Himpunan Mahasiswa Administrasi Rumah Sakit, Bisnis Digital, Teknologi Laboratorium Medik, Fisioterapi, Psikologi, Teknik Elektromedis, Hubungan Internasional, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Farmasi Klinis, Administrasi Niaga, Administrasi Negara, Informatika, dan Hukum.

Selain itu, mahasiswa baru juga dapat mengunjungi tenant UKM Persma Abhirama Danumaya, KSR-PMI Bhakti Persada, Mapala Moose Amengku Bhumi, Sheira E-Sport, Tari Satwika Natya Aban, Bulutangkis, Musik dan Paduan Suara Harmoni Nawasena, Dance, Putra Putri Kampus, serta Kelompok Mahasiswa Peduli AIDS, Kesehatan Reproduksi, dan Seksual. DPM dan BEM Universitas Bali Internasional juga turut berpartisipasi dalam expo tersebut.
Ice Breaking hingga Pentas Kreasi Kelompok
Kemeriahan PKKMB berlanjut melalui sesi ice breaking berjudul “Mikrofon Berjalan.” Dalam permainan tersebut, mikrofon dijalankan dari satu peserta ke peserta lainnya dengan iringan musik. Ketika musik berhenti, mahasiswa yang sedang memegang mikrofon akan mendapatkan tantangan untuk berdiri dan berjoget. Suasana lapangan menjadi semakin meriah ketika MC juga mengajak sejumlah panitia untuk ikut bermain bersama mahasiswa baru.
Setelah itu, mahasiswa baru mengikuti senam duduk. Kegiatan tersebut dipandu oleh panitia dan dilakukan sebagai sarana peregangan serta relaksasi bagi peserta sebelum melanjutkan rangkaian acara berikutnya. Mahasiswa baru kemudian menampilkan jargon dari masing-masing kelompok. Agenda dilanjutkan dengan pembacaan esai yang telah dibuat oleh mahasiswa baru.

Setelah sesi pembacaan esai, setiap kelompok menampilkan hasil kreasi mereka. Berbagai pertunjukan yang ditampilkan mengangkat tema Budaya Indonesia dengan bentuk pertunjukan yang beragam.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sejumlah permainan tradisional yang telah disiapkan oleh panitia, seperti bakiak, balap tempurung, dan balap egrang.
Apresiasi Peserta hingga Pelepasan Merpati
Pada akhir kegiatan, panitia memberikan apresiasi dan hadiah kepada sejumlah peserta dan kelompok yang menunjukkan partisipasi selama pelaksanaan PKKMB. Penghargaan diberikan kepada pemenang games, kelompok dengan yel-yel terbaik, penampilan seni budaya terbaik, mahasiswa baru teraktif, serta kelompok teraktif.
Berdasarkan hasil kegiatan, Abimanyu terpilih sebagai peserta terheboh, sedangkan Devi dinobatkan sebagai peserta teraktif. Devi menyampaikan bahwa salah satu hal yang membuat kegiatan PKKMB terasa lebih seru adalah keberagaman peserta. “Walaupun mahasiswa baru, tidak semua umurnya sama. Jadi rasanya lebih seru,” ungkapnya.
Ia juga berharap pelaksanaan kegiatan ke depan dapat menjadi lebih baik lagi. Kesan serupa turut disampaikan oleh Abimanyu yang menilai kegiatan PKKMB menjadi pengalaman yang menarik bagi mahasiswa baru.

Rangkaian PKKMB UNBI 2026 kemudian resmi ditutup dengan pelepasan 20 ekor burung merpati. Pelepasan tersebut menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan PKKMB dan menjadi simbol dimulainya perjalanan mahasiswa baru dalam menjalani kehidupan akademik di Universitas Bali Internasional.
Selama dua hari pelaksanaan, PKKMB UNBI 2026 tidak hanya menjadi ruang pengenalan lingkungan kampus bagi mahasiswa baru, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenal budaya organisasi, membangun relasi, serta menunjukkan semangat dan kreativitas sebagai bagian dari civitas akademika UNBI.
LAINNYA DARI UNBI
PKKMB UNBI 2026 RESMI DIMULAI, MAHASISWA BARU DIAJAK BERAKAR PADA BUDAYA DAN BERTUMBUH MENUJU ASA
PRA-PKKMB UNBI 2026 BEKALI 331 MAHASISWA BARU DENGAN PENGENALAN KEHIDUPAN KAMPUS